gaweanku

be better….

berita

12/05/2008 08:09:11 SEMARANG (KR) - Untuk mengetahui tingkat partisipasi dan menghindari banyaknya golput pada Pilgub 22 Juni mendatang, Lembaga Pusat Informasi Masyarakat ‘Pendopo Sumaryoto’ dan Taruna Merah Putih segera melakukan sosialisasi ke seluruh wilayah. Dengan

menggunakan 2 unit mobil, operasional akan dilaksanakan mulai Senin (12/5) hari ini. Dalam sosialisasi itu, selain bisa dilakukan simulasi, sekaligus untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilgub. Demikian disampaikan Sumaryoto didampingi Ketua Taruna Merah Putih Ir Wisnu Sakti Dewabroto MBA dalam konferensi pers di Semarang, Minggu (11/5). Hadirnya armada sosialisasi pencoblosan tersebut akan membantu tugas-tugas KPU dalam menyosialisasikan pencoblosan. “Kami akan mendatangi kota dan kabupaten se-Jateng untuk menggelar sosialisasi dan simulasi coblosan. Tiap kota atau kabupaten akan kami ambil 50 sampel pemilih. Dengan demikian kami akan mendapatkan 1.750 pemilih,” ungkap Wisnu. Armada sosialisasi dan simulasi coblosan dilengkapi dengan gambar pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng sesuai nomor urut, kotak suara, alat coblosan, bantaran coblosan, serta replika kartu suara yang sengaja dicetak lebih kecil dari aslinya sebagai sampel. Sementara itu, KPUD Banyumas juga melakukan sosialisasi Pilgub dengan memanfaatkan media kesenian khas Banyumas yakni kesenian kenthongan. Sosialisasi dilakukan dengan cara berkeliling di seluruh wilayah kabupaten, sambil menyampaikan pesan-pesan untuk menyukseskan Pilgub. Hasilnya cukup dahsyat. Karena kesenian itu sudah dikenal luas oleh masyarakat, ratusan warga yang tengah beraktivitas di setiap lokasi pementasan langsung berbondong-bondong menuju suara riuh tetabuhan musik kenthongan. Sosialisasi mulai pada pukul 08.00 di lapangan parkir Stadion Satria Purwokerto. Usai dua puluh menit menghibur khalayak, tim sosialisasi berpindah tempat ke Pasar Kecamatan Sokaraja. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Banyumas. Menjelang pelaksanaan Pilgub, di wilayah Sukoharjo diprediksi sedikitnya 4 kecamatan dinilai rawan konflik. Keempat kecamatan itu yakni Grogol, Kartasura, Sukoharjo dan Mojolaban. Karena itu, keempat kecamatan in

Mei 12, 2008 - Ditulis oleh musthawe | berita | | 1 Komentar

1 Komentar »

  1. jajajjajaj

    Komentar oleh musthawe | Mei 12, 2008


Tinggalkan komentar